Rangkaian listrik

Rangkaian listrik

Peralatan listrik secara umum disebut sebagai beban/pemakai, terhubung dengan sumber tegangan melalui suatu penghantar, yang terdiri atas dua buah penghantar, yaitu penghantar masuk dan penghantar keluar. Penanggung jawab adanya arus yaitu elektron-elektron bebas, bergerak dari pembangkit tegangan kembali ke tempatnya semula melalui jalan yang tertutup, yang biasa disebut sebagai rangkaian arus.
 
Dengan memasang sebuah saklar pada rangkaian, arus listrik dapat dihubung atau diputus sesuai keinginan.
 
Gambar secara nyata suatu rangkaian arus sebagaimana ditunjukkan diatas terlihat sangat rumit, dalam praktiknya digunakanlah skema dengan normalisasi simbol yang sederhana, yang biasa dikenal sebagai diagram rangkaian. Skema menjelaskan hubungan antara komponen-komponen yang ada pada suatu rangkaian.

Penghantar elektron

Penghantar elektron
Yang termasuk didalamnya yaitu logam seperti misalnya tembaga, alumunium, perak, emas, besi dan juga arang.

Atom logam membentuk sesuatu yang disebut struktur logam. Dimana setiap atom logam memberikan semua elektron valensinya (elektron-elektron pada lintasan terluar) dan juga ion-ion atom positip.

Kisi-kisi ruang suatu logam dengan awan elektron 
Ion-ion menempati ruang dengan jarak tertentu serta sama antara satu dengan yang lain dan membentuk sesuatu yang disebut dengan kisi-kisi ruang atau pola geometris atom-atom.

Elektron-elektron bergerak seperti suatu awan atau gas diantara ion-ion yang diam dan oleh karenanya bergerak relatip ringan didalam kisi-kisi ruang. 

Elektron tersebut dikenal sebagai elektron bebas. Awan elektron bermuatan negatip praktis termasuk juga didalamnya ion-ion atom yang bermuatan positip.

Sepotong tembaga dengan panjang sisinya 1 cm memiliki kira-kira 1023 (yaitu satu dengan 23 nol) elektron bebas. Melalui tekanan listrik dengan arah tertentu, yang dalam teknik listrik dikenal sebagai tegangan, elektron-elektron bebas dalam penghantar digiring melalui kisi-kisi (gb. 1.8). Dengan demikian elektron-elektron penghantar mentransfer muatan negatipnya dengan arah tertentu. Biasa disebut sebagai arus listrik.

Dapat disimpulkan bahwa :
Arus listrik (arus elektron) dalam suatu penghantar logam adalah merupakan gerakan elektron bebas pada bahan penghantar dengan arah tertentu. Gerakan muatan tidak mengakibatkan terjadinya perubahan karakteristik bahan. 
 
Mekanisme penghantar logam 
Kecepatan arus tergantung pada rapat arus (lihat bagian 3.6). Penghantar logam dengan beban biasa maka kecepatan elektronnya hanya sebesar ± 3 mm/detik, tetapi gerakan elektron tersebut menyebarkan impuls tumbukan mendekati dengan kecepatan cahaya c=300.000 km/detik. Oleh karenanya dibedakan disini antara kecepatan impuls dan kecepatan elektron.

Makalah Ion, Artikel Ion

Makalah Ion, Artikel Ion, Pengertian Ion, Istilah Ion, Apa Itu Ion

Atom kehilangan sebuah elektron, dengan demikian maka atom tersebut memiliki lebih banyak muatan positipnya daripada muatan negatip. Atom yang secara utuh bermuatan positip, melaksanakan suatu reaksi listrik, yaitu menarik muatan negatip. 

Atom yang ditambah/diberi sebuah elektron, maka secara utuh dia bermuatan negatip dan menarik muatan positip.

Atom yang bermuatan seperti ini sebaliknya dapat juga menarik muatan yang berbeda, berarti atom tersebut bergerak. Atas dasar inilah maka atom seperti ini dinamakan ion (ion = berjalan, bhs. Yunani). 

Atom netral dan Susunan atom

Atom netral - Susunan atom

Atom hidrogen memperlihatkan susunan yang paling sederhana. Terdiri atas sebuah elektron dan sebuah proton (biasa disebut inti atom).

Elektron sebagai pembawa muatan listrik terkecil dinamakan muatan elementer.

Muatan elementer negatip elektron sama besarnya dengan muatan elementer positip proton. Oleh karenanya muatan-muatan atom memiliki pengaruh yang persis sama. Atom secara listrik bersifat netral.

Atom karbon misalnya memiliki 6 elektron dan juga 6 proton. Selain proton inti atom juga mengandung bagian yang secara listrik bersifat netral, yang biasa disebut dengan netron. Proton dan netron menentukan berat atom yang sebenarnya .

Atom yang lain semuanya berjumlah 103 buah dengan susunan yang hampir sama. Pembagian elektron pada lintasan elektron berdasarkan pada aturan tertentu. Namun jumlah elektron tetap selalu sama dengan jumlah proton.

Muatan Listrik dan Pembawa Muatan

Muatan listrik - Pembawa muatan

Elektron mengelilingi inti atom dengan kecepatan yang sangat tinggi (± 2200 km/det.). Pada gerakan melingkar, meski berat elektron tidak seberapa, maka disini harus bertindak suatu gaya sentrifugal yang relatip besar, yang bekerja dan berusaha untuk melepaskan elektron keluar dari lintasannya. Sekarang tenaga apakah yang menahan elektron tetap pada lintasannya mengitari inti ?

Tenaga yang menahan bumi tetap pada lintasannya adalah grafitasi. Grafitasi antara elektron-elektron dan inti atom belum mencukupi, sebagaimana terbukti secara perhitungan, dan tidak dapat menahan elektron-elektron yang terjauh untuk tetap pada lintasannya. Oleh karena itu disini harus bertindak suatu tenaga lain, yaitu tenaga listrik.

Tenaga listrik semacam ini sederhana membuktikannya. Kita gosokkan penggaris mika (bahan sintetis/plastik) dengan suatu kain wol, maka pada bahan ini bekerja suatu gaya tarik terhadap kertas, yang pada prinsipnya lebih besar daripada tenaga grafitasi.

Terhadap inti atom, elektron bersifat menjalankan suatu tenaga listrik. Jadi elektron memiliki muatan listrik. Kita katakan elektron sebagai suatu pembawa muatan. 

Oleh karena inti atom juga mempunyai sifat menjalankan tenaga listrik, maka inti atom juga mempunyai muatan listrik. 

Hal ini terbukti bahwa elektron-elektron tidak saling tarik-menarik, melainkan tolak-menolak. 
 
Oleh karena elektron-elektron saling tolak-menolak, inti atom dan elektron saling tarik-menarik, maka inti atom harus berbeda muatan dengan elektron, artinya membawa suatu jenis muatan yang berbeda dengan muatan elektron. 

Muatan inti atom dinamakan muatan positip dan muatan elektron dinamakan muatan negatip.

Materi Atom dan Elektron


Materi Atom dan elektron, Konsep Atom dan elektron, Pengertian Atom dan elektron, Istilah Atom dan elektron, Penjelasan Atom dan elektron

Kita potong-potong suatu benda padat, misalnya tembaga, kedalam bagian-bagian yang selalu lebih kecil, dengan demikian maka pada akhirnya kita dapatkan suatu atom. Kata atom berasal dari bahasa Yunani dan berarti “tidak dapat dibagi”. 

Dalam beberapa waktu kemudian barulah dapat ditemukan buktinya melalui percobaan, bahwa benda padat tersusun atas atom. Dari banyak hasil percobaan ahli fisika seperti Rutherford dan Bohr menarik kesimpulan, bahwa suatu atom harus tersusun mirip seperti sistim tata surya kita.

Model sistim tata surya 
Dari gambaran model ini atom terdiri atas matahari sebagai inti atom dan disekitar inti pada lintasan berbentuk lingkaran atau ellips beredar planet sebagai elektron-elektron. Lintasannya mengelilingi inti dan membentuk sesuatu yang disebut dengan kulit elektron.

Model atom 
Elektron-elektron pada kulit terluar disebut elektron valensi, mereka terletak paling jauh dari inti dan oleh karena itu paling baik untuk dipengaruhi dari luar.

Dua Komponen Utama Generator

Dua Komponen Utama Generator

2 komponen utama, yaitu stator dan rotor yang menentukan jenis dan karakteristik generator. Dan kalkulasi dari tegangan yang dihasilkan dapt dihitung dengan sebuah persamaan tegangan.

Stator
Stator terbuat dari terdiri dari bebrapa coil atau kumparan dari kawat tembaga yang dilapisi oleh bahan isolator. 

Jumlah kumparan menentukan tegangan yang bisa dikeluarkan oleh generator tersebut. Stator yang kami buat terdiri dari 12 kumparan yang masing-masing kumparan terdiri atas 100 lilitan dan tiap 4 kumparan digabung secara seri sehingga didapat 3 fasa tegangan. 

Kemudian coil tersebut kami cetak dalam cetakan resin sehingga membentuk suatu piringan dengan diameter 16 cm.

Rotor
Rotor terbuat dari besi karbon yang ditempatkan magnet permanent (NdFeB) pada permukaanya sejumlah 12. pada generator ini terdapat 2 buah rotor yang mengapit stator dengan polaritas medan magnet yang berlawanan sehingga fluks magnet yang melewati kumparan bisa diperkuat. 

Antara 2 rotor tersebuat disambungkan dengan poros yang kemudiam poros inilah yang diputar oleh tenaga penggerak, baik itu kincir angi/air ataupun sumber penggerak yang lain.

Jenis Generator High Speed Induction Generator

Jenis Generator High Speed Induction Generator

High Speed Induction Generator dimana pada generator jenis ini membutuhkan putaran tinggi dan juga membutuhkan energi listrik awal untuk membuat medan magnetnya. 

Sedangkan pada penggunaan kincir angin/listrik dibutuhkan generator yang berjenis lowspeed dan tanpa energi listrik awal, karena biasanya ditempatkan di daerah-daerah yang tidak memiliki aliran listrik. 

Oleh sebab itulah, kami mengembangkan generator mini yang bisa digunakan pada kincir angin/air ataupun sumber penggerak yang lain.

Generator yang dibuat haruslah murah, mudah dibuat, mudah perawatannya, lowspeed ,high torque serta bisa dikembangkan (scaled up). 

Desain generator yang seperti inilah yang kelompok kami kembangkan, yaitu generator mini dengan menggunakan permanent magnet berjenis rare magnet (NdFeB), axial flux.

Prinsip Kerja Generator Set atau Genset

Generator pada Gen Set
Prinsip kerja :

Sikat mendapat tegangan searah dari sumber searah ( voltage regulator) dimana tegangan yang diberikan kepada sikat tersebut oleh voltage regulator telah diatur sehingga tegangan yang diberikan pada sikat tersebut tetap konstan sesuai dengan keperluan. Sumber searah dari VR yang telah melalui sikat ini, mengalir lebih slip ring dan masuk ke bagian rotor yang diputar.

Pada bagian stator terbangkitlah medan magnet yaitu pada bagian ujung kutub utara dan selatan. Diantara kedua ujung kutubnya akan timbul garis gaya magnet ( fluksi) dan akibat adanya rotor yang berputar yaitu kumparan jangkar diantara kutub utara dan selatan ini, maka garis gaya magnet akan terpotong oleh kumparan jangkar. 

Dalam perpotongan garis gaya magnet oleh kumparan jangkar, keadaanya tidak selalu tetap, ada dalam keadaan netral artinya kumparan jangkar sejajar dengan arah garis gaya magnetnya, ada juga dalam keadaan memotong garis gaya magnet sehingga dihasilkan tegangan bolak balik.

Bila stator dari generator dibuat untuk menghasilkan listrik AC tiga phasa maka out put generator juga dibuat dengan tiga phasa.

Bagian bagian dari Generator Van de Graff Sederhana

Bagian bagian dari Generator Van de Graff Sederhana 

Adapter Di dalam adapter terdapat transformator sebagai pengubah dari arus PLN yaitu arus Ac menjadi arus DC menggunakan prinsip insuktansi bersama.Arus DC ini yang berfungsi sebagai sumber energi untuk menggerakkanmotor atau dinamo.

Dinamo atau motor DC (huruf F) Sebagai penggerak belt atau karet dan ujung penggeraknya sebagai penghasil muatan negatif. 

Konduktor A (Kubah A / Kaleng): terbuat dari logam dan hampir bulat seperti bola bentuknya 

B merupakan penopang konduktor rongga A: terbuat dari bahan isolator 

Tiang penopang isolator terpasng pada C yang terbuat dari logam yangbiasanya (grounded) 

Sebuah sabuk D (belt) karet yang tak berujung pangkal yang bersifat tak menghantar melingkari dua buah katrol atas, E dan katrol bawah, F yang juga tidak menghantar 

Roller F terhubung dengan pengayuh yang dihubungkan dengan motor listrik kecil. Katrol E dan F dilapisi dengan bahan yang berlainan, yaitu katrol E terbuat dari nylon dan pada pengayuh terbuat dari plastik. Dipilih 8 sedemikian rupa sehingga bila sabuk D bersentuhan dengan F, pita akan memperoleh muatan positif, sedangkan bila bersentuhan dengan E, akan mendapat muatan negatif. 

Ujung runcing G dan H yang terbuat dari logam dalam hal ini adalah kabel disambungkan secara listrik pada bola konduktor (kaleng) A disebelah atas dan pada alas C. ujung runcing H yang berada pada bagian atas berfungsi untuk menarik elektron-elektron dari sabuk. 

Ketika motor DC dihidupkan, logam berongga A menyerap muatan-muatan yang ada disekitarnya, kemudian dialirkan oleh kawat serabut G untuk diserap oleh karet D yang diputarkan oleh dinamo F. Muatan-muatan yang diserap oleh karet dibawa berputar menuju kawat serabut H yang dihubungkan dengan ground untuk menyerap muatan negatifnya, sehingga pada kawat hanya tersisa muatan positif saja. 

Mutan-muatan positif tersebut dibawa berputar kembali menuju kawat serabut G, yang kemudian disalurkan ke logam berongga A, sehingga muatan-muatan positif berkumpul di logam berongga A, Akibatnya logam berongga A memiliki muatan positif lebih banyak dari pada bumi, dan apabila ada benda yang positif mendekati logam misalnya tisu, maka benda tersebut akan menjauhi logam berongga A karena terjadi gaya tolak menolak.

Prinsip Kerja Generator Van de Graff

Prinsip Kerja Generator Van de Graff

Generator Van de Graff prinsip kerjanya sama dengan menghasilkan muatan listrik dengan cara menggosok (metode gesekan). Gesekan antara sabuk karet dengan silinder logam bagian bawah menimbulkan muatan listrik negatif pada sabuk karet. Gesekan antara sabuk karet dengan silinder politilen bagian atas menimbulkan muatan listrik positif pada sabuk karet. Gerakan sabuk karet ke atas membawa muatan negatif mengalir ke kubah melalui ujung runcing di bagian atas. 

Elektron akan tersebarmenempati seluruh permukaan kubah. Pada kubah bagian dalam tidak terdapat elektron. Adapun, gerakan sabuk karet ke bawah membawa muatan positif. Muatan positif sabuk karet ini mengalir melalui ujung runcing bawah ke tanah untuk dinetralkan. Silinder logam bawah dijalankan dengan motor listrik, sehingga sabuk karet terus-menerus bergerak, menghasilkan muatan negatif mengalir ke kubah, sehingga terbentuk muatan listrik yang besar pada kubah generator Van de Graff.

Proses ini berlangsung terus menerus sehingga kubah mengumpulkan muatan listrik positif dalam jumlah yang banyak. Pada gambar di atas terlihat bahwa muatan listrik negatif pada sabuk karet bawah mengalir melalui sisir logam bawah ke tanah dan dinetralkan. Generator ini dapat menghasilkan tenaga listrik sampai dua juta volt. Apabila kubah generator ditanahkan, akan terlihat percikan kecil seperti kilat kecil. Kita juga dapat merasakan kekuatan listrik ini dengan menerima muatan dari generator pada saat menyentuh kubahnya.

Seperti yang kalian tahu bahwa generator Van de Graaff sebuah generator elektrostatik yang menggunakan sabuk yang bergerak untuk mengumpulkan sangat tinggi stabil tegangan elektrostatis pada bola logam berongga di bagian atas berdiri. Diciptakan pada tahun 1929 oleh fisikawan Amerika Robert J. Van de Graaff, perbedaan potensi modern dicapai Van de Graaff generator dapat mencapai 5 megavolts. Van de Graaff generator dapat dianggap sebagai sumber arus konstan terhubung secara paralel dengan kapasitor dan yang sangat besar hambatan listrik.

Pengertian Generator Van De Graaff

Pengertian Generator Van De Graaff

Generator Van de Graff adalah mesin pembangkit listrik yang biasa dipakai untuk penelitian di laboratorium. Salah satu contoh generator Van de Graff yang ada di Indonesia terdapat di Pusat Peragaan Iptek di Taman Mini Indonesia Indah. 

Generator ini dibuat oleh Robert Jemison Van de Graaff (1901-1967). “generator Van de Graff” merupakan alat yang dapat menghasilkan muatan listrik statis dalam jumlah yang sangat besar melalui proses gesekan Beliau adalah seorang fisikawan berkebangsaan Amerika Serikat. 

Generator Van de Graff terdiri atas : a. dua ujung runcing yang terdapat di bagian atas dan bawah, b. sebuah silinder logam yang terdapat di bagian bawah, c. sebuah silinder polietilen yang terdapat di bagian atas, d. sabuk karet yang menghubungkan kedua silinder, dan e. konduktor berongga berbentuk bola (kubah). “generator Van de Graff” ini berfungsi untuk menghasilkan muatan listrik, khususnya percepatan partikel bermuatan dalam eksplorasi atom. 

Sebuah “generator Van de Graff” terdiri atas kubah logam, sisir logam bawah dan atas, silinder logam di bagian atas dan silinder politena di bagian bawah, dan sabuk karet yang menghubungkan silinder logam dan silinder politena.

Artikel Generator Van De Graff

Artikel Generator Van De Graff

Sesungguhnya fenomena elektrostatik merupakan pemandangan yang sering sekali kita lihat sehari-hari. Beberapa dari kita mungkin pernah iseng menggosokkan penggaris plastik pada tangan kita kemudian mendekatkannya ke rambut teman kita hingga nampak beberapa helai rambut berdiri karenanya. Menurut pergerakannya, listrik di bagi menjadi dua yaitu listrik statis dan listrik dinamis. 

Pada alat ini .yaitu Generator Van De Graff menggunakan konsep listrik statis. listrik statis adalah listrik yang muatan – muatannya diam. Listrik statis mempelajari sifat kelistrikan suatu benda tanpa memperhatikan gerakan atau aliran muatan listriknya. Partikel zat yang ukurannya paling kecil dan tidak dapatdibagi lagi adalah atom. Tiap atom tersusun dari inti atom dan elektron. Inti atom (nukleos) terdiri dari proton dan neutron. Adapun elektron bergerak mengelilingi inti atom pada lintasannya dan mendapat gaya tarik inti atom. Masa proton dan elektron lebih besar dibandingkan dengan masa elektron. 

Gaya ikat inti terhadap elektron antara bahan satu dengan yang lain berbeda, karena sesuatu hal, elektron dapat lepas dari lintasannyadan berpindah ke atom yang lain. Perpindahan elektron tersebut menyebabkan perubahan muatan suatu atom. Berdasarkan hal itu,atom dikelompokkan menjadi 3 yaitu,bermuatan positif, bermuatan negatif dan netral. Atom dikatakan bermuatan negatif jika kelebihan elektron sedangkan atom bermuatan positif jika kekurangan elektron. Adapun yang dikatakan atom netral jika jumlah proton dan netronnya sama. Benda netral dapat dibuat menjadi bermuatan listrik dengan cara menggosok. 

Generator Van De Graff diciptakan oleh Robert J. Van De Graff pada tahun 1932 yang menerapkan prinsip dasar listrik statis dan pemuatan dengan induksi. Caranya dengan berkali-kali memasukkan benda bermuatan ke dalam sebuah konduktor, melainkan muatan dimasukkan secara terus menerus melalui pita bergerak (belt conveyor) misalnya karet. Bila sebuah benda logam bermuatan didekatkan ke benda logam yang tidak bermuatan maka elektron-elektron bebas pada benda yang netral tertarik oleh benda yang bermuatan positif dan beberapa diantaranya akan pindah. 

Karena benda kedua sekarang kehilangan beberapa elektron negatifnya, benda tersebut akan bermuatan positif. Proses ini disebut pemuatan dengan induksi, dan kedua benda pada akhirnya akan memiliki muatan yang berjenis sama. 
Salah satu cara untuk menginduksi muatan total pada benda logam adalah dengan menghubungkannya dengan kawat penghantar ke tanah (ground). Karena bumi sangat besar dan dapat menghantar, bisa dengan mudah menerima atau melepaskan elektron,berarti ia berlaku sebagai gudang muatan. 

Jika sebuah benda bermuatan, misalnya negative didekatkan ke logam, elektron-elektron bebas pada logam tersebut ditolak dan banyak diantaranya yang mengalir menuruni kawat menuju bumi, hal ini membuat logam tersebut bermuatan positif. 

Generator van de Graff merupakan mesin listrik statik yang menghasilkan tegangan DC yang sangat tinggi, yaitu dengan cara mengumpulkan muatan listrik dan menyimpannya pada permukaan bola logam berongga (hollow pherical). Alat ini dapat digerakkan dengan dua cara. Pertama dengan menggunakan motor listrik yang dapat diatur kecepatan putarannya dan menggunakan listrik 220 V. Yang kedua diputar langsung dengan menggunakan tangan.

Oleh karena itu, alat peraga sederhana ini mendukung bagi pembelajaran IPA dikelas yaitu sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan fakta dapat menunjukan proses dan gejala alam yang dipelajari dalam teori listrik statis sebagai penerapan dalam teknologi. Selain, pembuatan alat ini terjangkau lebih murah daripada harga generator van de graaf yang semestinya tetapi sebagai alat bantu sederhana dapat menjadikan alernatif untuk memperjelas pemahaman dan pendalaman materi terutama listrik statis dalam aplikasi teknologi yang dapat dipertunjukan di dalam pembelajaran dikelas agar pembelajaran yang berlangsung lebih menarik dan bermakna, sehingga guru semestinya akan mengajar dengan lebih baik dengan menggunakan alat peraga sederhana ini dalam memperjelas materi yang diajarkan dan sebagai tanda keprofesionalan guru dalam membuat perangkat pembelajaran yang sederhana, maka pembelajaran IPA dikelas menjadi lebih menarik dan menyenangkan.

Prinsip Generator Arus Searah

Prinsip Generator Arus Searah

Fungsi dari generator ialah mengubah daya mekanik (putar) menjadi daya listrik.
Kerja sebuah generator berdasarkan arus imbas listrik. Kumparan yang terdiri dari banyak lilit diputarkan dalam medan magnit, sehingga memotong garis-garis gaya magnit dan terjadilah ggl (gaya gerak listrik) di dalam kumparan itu. Gambar 14 menunjukkan prinsip terjadinya ggl hasil induksi dalam kumparan.

Sisi kanan dan sisi kiri lilit memotong garis gaya magnit, sehingga dalam kedua sisi kawat dibangkitkan ggl. Arah ggl di sisi kiri ke belakang, di kawat sisi kanan kemuka (hal ini berlawanan karena arah gerakannya juga berlawanan).

Jika masing-masing ujung belitan itu dihubungkan dengan cincin-cincin tembaga, yang tersekat terhadap poros dan terhadap satu dengan lainnya, maka pada lilitan itu dapat dihubungkan sebuah tahanan luar dengan sikat-sikat sedemikian, sehingga belitan dengan tahanan luar itu selalu merupakan suatu rangkaian tertutup. Sebagai akibat tegangan bolak balik yang dibangkitkan di dalam lilitan, maka pada rangkaian tahanan timbul arus bolak-balik. Cincin-cincin tembaga itu tadi disebut komutator (pembalik).

Untuk menentukan arah arus pada tiap-tiap titik berlaku juga kaidah “tangan kanan”. Gambar 16 memperlihatkan cara menentukan ggl pada belitan sebuah generator.

Pemasangan sikat-sikat pada komutator harus sedemikian rupa sehingga sikat-sikat itu pindah dari satu kelain setengah bulatan pada saat perubahan arah ggl, arus didalam belitan berubah arahnya yaitu pada saat belitan melalui garis netral.

Bila kumparan diputar seperti dalam keadaan pada gambar 17a, maka ggl pada sisi a berarah meninggalkan kita dan pada sisi b berarah menuju kita. Dalam rangkaian luar arus mengalir dari sikat I ke sikat II, dan pada saat itu sikat II berpolaritas negatif.

Jika belitan itu sudah mencapai keadaan seperti pada gambar 17b, maka kedua bagian komutator dihubungkan oleh sikat-sikat dan untuk sementara waktu belitan-belitan dihubung singkat. Hal ini tidak merugikan karena belitan melalui garis netral, sehingga tidak dibangkitkan ggl dan tidak ditimbulkan arus hubungsingkat. Dalam keadaan seperti pada gambar 17c, ggl pada sisi a berarah menuju kita dan pada sisi b berarah meninggalkan kita. Bagian komutator yang dihubungkan dengan sisi a mengadakan kontak dengan sikat I dan bagian yang dihubungkan dengan sisi b mengadakan kontak dengan sikat II, sehingga polaritas sikat tetap sama. Meskipun ggl dalam belitan berubah arahnya, tegangan pada sikat-sikat selalu tetap berarah sama.

Apa Itu Gaya Gerak Listrik?

Apa Itu Gaya Gerak Listrik?
Definisi Gaya Gerak Listrik
Pengertian Gaya Gerak Listrik

Dalam rangkaian arah listrik terdapat perubahan energi listrik menjadi energi listrik menjadi energi dalam bentuk lain, (misal : panas, mekanik, kimia ... dan lain lain).
Perubahan tersebut dapat merupakan :
-        Perubahan yang tidak dapat balik (irreversible).
Misalkan : pada perubahan energi listrik menjadi energi kalor pada penghantar yang dilalui arus listrik.
-        Perubahan yang dapat balik (reversible)
Misalkan : pada perubahan energi listrik menjadi energi mekanik/kimia pada elemen atau generator.
Alat yang dapat menyebabkan secara reversible (dapat balik) disebut sumber gaya gerak listrik (GGL) atau sumber arus.
-        Gaya gerak listrik (GGL) adalah besarnya energi listrik yang berubah menjadi energi bukan listrik atau sebaliknya, jika satu satuan muatan melalui sumber itu, atau kerja yang dilakukan sumber arus persatuan muatan.


GGL bukan merupakan besaran vektor, tetapi GGL diberi arah dan di dalam sumber arus, arahnya dari kutub negatif ke kutub positif.

Popular Posts

Labels

Apa arus listrik itu? Apa Itu Elemen Elektrokimia? Apa Itu Energi Listrik Apa Itu Gaya Gerak Listrik? Apa Itu Hukum Joule Apa Itu Ion Apa Itu Kuat Arus? Apa Itu Thermo Elemen? Artikel Generator Van De Graff Artikel Ion Atom netral Bagian bagian dari Generator Van de Graff Sederhana Bagian Rotor Cara kerja generator listrik Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Gas Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Uap Cara Lengkap Membuat Generator Listrik Cara Membuat Generator Listrik Definisi Gaya Gerak Listrik Definisi Kuat Arus Definisi Thermo Elemen Desain generator Dua Komponen Utama Generator Elemen Elektrokimia Elemen Sistem Tenaga Listrik frekuensi putaran kumparan Gaya Gerak Listrik Generator Berbeban Generator cakram faraday Generator kompon Generator Listrik generator listrik Alternator Generator listrik Faraday generator mini Generator Penguat Terpisah Generator Rotor Generator Shunt Generator Stator Generator Tanpa Beban Generator Van de Graff High Speed Induction Generator induksi elektromagnetik Istilah Atom dan elektron Istilah Ion Jenis - Jenis Generator DC Jenis Generator High Speed Induction Generator jumlah lilitan kawat Karakteristik Generator Penguat Terpisah konduktor logam Konsep Atom dan elektron Konsep Kerja Generator Listrik Konversi Energi Elektromekanik kuat medan magnet macam elemen elektrokimia Makalah Ion Materi Atom dan elektron Materi Generator Van De Graff Medan magnet rotor Mesin Dinamik Elementer Muatan Listrik Operasi paralel Operasi Paralel Generator Pembawa Muatan Pengertian Arus Listrik? Pengertian Atom dan elektron Pengertian Gaya Gerak Listrik Pengertian Generator Pengertian Generator Kompon Pengertian Generator Listrik Pengertian Generator Van De Graaff Pengertian Ion Pengertian Kuat Arus Pengertian Putaran Pengertian Rotor Pengertian Thermo Elemen Penghantar elektron Penjelasan Atom dan elektron Prinsip Generator Arus Searah Prinsip Kerja Generator Listrik Prinsip Kerja Generator Set Prinsip Kerja Generator Sinkron Prinsip Kerja Generator Van de Graff Prinsip Kerja Genset Rangkaian listrik Reaksi Jangkar Reaktansi Bocor Jangkar Resistansi Jangkar Satuan listrik Sifat Generator Kompon Struktur Medan Magnit sumber energi mekanik sumberdaya energi primer Susunan atom